Selasa, 17 November 2015

Pagi Hari

Aku tidak hidup didunia maya
Yang penuh hiperealitas
Aku hidup didunia nyata
Realita duka sisa
Menikmati roti pagi dengan campuran garam
Terasa masam namun mengenyangkan
Serambi melihat burung berkicau menyakitkan telinga
Ingin sekali aku beri makan rotiku pagi ini, namun aku hanya punya satu
Satu-satunya yang bisa menahan lapar pagi ini
Hingga aku sudah puas menikmatinya.
Ibuku berkata “Nak, masuklah jangan dengarkan burung itu lagi, nanti kamu terkena musibah”
Gegeran ibuku isyarat aku harus masuk mengunci diri ke dalam kamar
Tapi pagi ini aku sudah kenyang dan aku sudah puas menikmati segarnya pagi buta didepan rumahku.

Terimakasih ibu yang selalu berbaik hati mengizinkan aku kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar