Sabtu, 26 September 2015

Aku Ingin Menjadi Malam Sempurna

Aku bukanlah seniman
Mengekspresikan diri melalui gambar, musik, dan tulisan pun aku tak mampu
Hanya suatu imajinasi kebohongan belaka yang ku punya

Aku bukanlah muslimin
Untuk salat lima waktu ke masjid pun aku berat
Hanya kesombongan mulut semata yang kalian lihat

Aku bukanlah wirausahawan muda
Sukses di dunia usaha yang merajalela pun hanya bisa membayangkan
Hanya orang bodoh yang malas dan tak punya keuletan

Aku bukanlah ahli teknologi
Yang selalu mengotak-atik komputer pun aku masih bingung
Hanya sebuah gadget yang selalu aku mainkan setiap hari buat galau

Aku bukanlah pujangga cinta
 Untuk mempertahankan hubungan dengan harmoni oun aku tak bisa
Hanya hati, pikiran, dan jiwa yang edan akan nafsu cinta

Aku bukanlah apa-apa
Aku hanyalah seorang pembohong
Yang mungkin kalian lihat aku hebat
Tapi sesungguhnya diriku kacau dan rusak
Hidupku dipenuhi kepalsuan penuh kehancuran
Jauh dari kejujuran yang tersesat di dunia gelap
Untuk merekahkan seperti bunga mawar biru di toko bunga
Semuanya palsu

Aku hanya pembohong besar mulut lebar
Pembohong dari dunia hati
Yang dipandang seperti bulan di tengah malam
Tapi aku adalah malamnya yang hitam sunyi tak bersua

Tak punya apa-apa dan sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar