Aku memang lelaki yang tak sempurna. Wajahku hitam, tubuhku pendek, rambutku keritik. Fisik yang lemah sehingga sering sakit-sakitan. Tak punya keahlian apa-apa dan bodoh. Tapi aku masih punya hati. sebagai manusia layaknya yang bisa merasakan cinta dan sakit hati. Hatiku bukan terbuat dari batu ataupun semen yang kuat oleh goresan luka berkali-kali.
Sebuah cinta yang aku rasakan kali ini adalah sebuah cinta yang luar biasa. Kepada perempuan yang tiga tahun sudah bersama, Perempuan yang kusukai tanpa sengaja, yang tak pernah ku pandang dari wajah bahkan sifatnya. cinta tanpa alasan apapun. Banyak perempuan yang canitk di sekitar, banyak juga perempuan yang baik sifatnya didunia ini. tapi kali ini beda, perempuan yang aku cintai tulus dari hati dan jiwa yang terpaut padanya. Wajahnya tak begitu cantik tapi manis, sifatnya banyak yang tidak aku sukai, tapi aku sangat mencintainya. Entah apa alasannya aku bisa sangat mencintainya dan tak bisa berpaling dengan perempuan ini, walaupun berkali-kali disakiti olehnya.
Pengorbanan yang selalu aku perjuangkan untuknya hingga aku mengorbankan semuanya, bahkan tenaga, waktu dan jiwaku sudah sepenuhnya aku korbankan demi seseorang yang selalu menyakitiku. Tetapi dia jauh lebih mengorbanku untuk disakiti, dia lebih menghargai perjuangan dan pengorbanan kekasih barunya yang terus mempertahankan hubungannya dan demi dia pun rela dan tega menyakitiku berulangkali dengan tingkahnya.
ini sudah berulangkalinya dia datang kembali kepadaku, dengan kedekatan yang kembali membuatku terlena olehnya dan terikat hati dengannya. Tapi tak pernah dia menyadari dan sadar berulangkali menyakitiku, dia masih tak peduli dan tak pernah bisa merasakan perasaanku yang selalu dipermainkan dan dibuat sebagai hiburannya. Seolah-olah seperti mainan yang tak punya hati, aku dipermainkan dengan seenaknya berulang-ulang tanpa pernah mau bertanggungjawab dan memperbaiki kesalahannya. yang dia pikirkan hanyalah cinta butanya dan cinta gilanya yang mengorbankan orang yang benar-benar tulus menyintainya.
Kali ini kembali aku mengorbankan semuanya demi keinginan dia untuk bertemu dan menuai rindu denganku. Aku turuti semua kemauannya dan mengikuti alur hatinya yang aku kira dia benar-benar tulus masih menyintaiku dan ingin bersamaku, tapi pada kenyataannya dia datang hanya berniat untuk memperbaiki hubungan lost kontak denganku saja dan hanya sebagai penghiburnya, tak lebih dari itu. tapi pada kenyataannya apa yang dia lakukan kepadaku dan membuatku untuk terus bersamanya seolah-olah memberikan harapan dan berniat untuk memperbaiki cinta denganku. tapi pada kenyataan semua itu hanyalah sebuah permainan nafsu belaka, tanpa merasa bersalah dan tak punya hati, dia hanya menjadikanku mainan saja dan enggan untuk bertanggungjawab kepada hatiku yang dia ikat. dan diapun tidak ingin merasa bersalah oleh kelakuannya. seolah-olah aku mengikuti kemauannya juga adalah kemauanku, jadi jika suatu saat aku kembali dibuang dan dia bahagia dengan kekasihnya tak menjadikan masalah.
Begitu sakitnya aku berada pada posisi ini dan diperlakukan seperti ini. Seolah-olah aku seperti boneka yang dengan mudah kapan saja dibutuhkan dan untuk penghibur sesaat setelah itu dilupakan karena kekasihnya.
aku yang sudah mati-mati berjuang untuknya dan rela berkorban segalanya untuknya, tapi justru aku yang harus dikorbankannya selalu untuk selalu bertahan dengan kekasihnya dan menjadikanku orang yang disisihkan dan tak dipilih. aku berkorban untuknya, dia berkorban untuk oranglain. aku diikat oleh cintanya tapi cintanya justru diberikan kepada oranglain. sungguh yang aku rasakan kali ini benar-benar mati rasa. Sudah kesekian kalinya aku harus merasakan seperti ini dan jauh lebih menyakitkan dari cinta beretepuk sebelah tanggan. aku dianggap apa olehnya dan hatiku dianggap apa? sekarang dia sudah bahagia dengannya dan enggan untuk peduli dan memikirkanku yang selalu dijatuhkan olehnya. dan kali ini perasaanku sungguh sudah dibuat mati olehnya. Aku seperti dibunuh olehnya berulangkali. Cinta ini sungguh membunuhku, semua perjuangan cintaku hanya dianggap penghibur saja dan cintanya tak perbah benar-benar ingin diberikan olehku, hanya sakit yang selalu aku rasakan dan dikorbankan. Terimakasih untuk semua perlakuan ini, semoga kau bahagia dengan cinta gilamu itu, cinta butamu itu, dan yang diperjuangkan olehmu itu dengan kembali mengorbankanku. kali ini hanya Menghilang dari dirimu saja jalan satu-satunya agar aku tak bisa bisa merasakan ini kembali, dan tak bisa merasakan sakit berulangkali, diapun tak akan bisa pernah kembali mempermainkanku. selalma aku masih hidup, walaupun sudah diputus kontak, dijadikan musuh tak akan pernah bisa terhapuskan dan diselesaikan. hanya dengan meniadakan aku jalan satu-satunya untuk tidak terulang kembali semuanya. Jika kamu rela dan selalu membunuh hatiku, bunuhlah jiwaku sekalian. Atau sendiri yang akan membunuh diriku agar aku akan menghilang selama-lamanya darimu sehingga kamu tak akan pernah bisa kembali lagi kepadaku dan melihatku lagi, aku pun tak akan pernah merasakan sakit hati ini berulang kali hingga aku harus merasakan sakit melihat kamu masih dengannya. Hapuskan aku dari dunia jika kau tak bisa hapus diriku dari ingatanmu yang terus kembali hanya untuk menyakitiku. Hapuskan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar